"Madu tidak boleh diberikan pada anak berusia di bawah setahun karena ada risiko terkena toksin botulisme," ucap dokter spesialis anak dari RS Dr Soetomo Surabaya, dr Meta Hanindita SpA, dalam perbincangan dengan detikHealth.
Toksin ini, sambung dr Meta, menyebabkan kelumpuhan otot pada bayi. Akibatnya leher, lengan, kaki lunglai, menangis lemah, serta tidak kuat menyusu. Yang paling fatal adalah bisa menyebabkan kematian.
"Selain madu, makanan kurang matang juga bisa mengakibatkan bayi terkena toksin botulisme," imbuh dr Meta.
Baca juga: Waspadai Racun-racun yang Paling Mematikan
Botulisme adalah penyakit infeksi berbahaya yang disebabkan oleh bakteri Clostridium botulinum. Meski madu memiliki berbagai macam manfaat, namun bayi yang usianya di bawah 1 tahun rentan keracunan lantaran sistem pencernaannya belum matang.
Tanda-tanda bayi yang terkena toksin botulisme antara lain:
1. Biasanya diawali dengan sembelit atau susah buang air besar.
2. Mengalami kelemahan otot akibat adanya kerusakan sistem saraf.
3. Bayi akan menangis dan lama kelamaan akan menjadi lebih lemah.
4. Bayi akan mengalami kesulitan menelan.
5. Kelemahan yang dialami bayi akan membuatnya menjadi lesu.
Baca juga: Racun-racun yang Bisa Bikin Nyawa Melayang dan Sulit Diberikan Pertolongan(vit/vit)
0 Response to "Saat Bayi Baru Lahir Menangis Terus, Bolehkah Memberinya Madu?"
Posting Komentar