Seperti diungkapkan psikolog anak dan remaja dari PION Clinician, Astrid W.E.N MPsi, Psikolog, dalam situasi seperti itu, hal yang bisa diterapkan orang tua pada anaknya adalah menanyakan mau anak seperti apa terkait aturan itu.
"Kemudian dituliskan aja dan habis itu kita cek apa sebenarnya itu hal yang baik dilakukan anak. Karena sebenarnya saat anak dapat hak, dia juga mendapat tanggung jawab dong," kata Astrid saat berbincang dengan detikHealth baru-baru ini.
Astrid mencontohkan, ketika anak membandingkan diri dengan temannya soal durasi pemakaian gadget, coba tanya ke anak mengapa ya si teman boleh bermain gadget selama durasi waktu tersebut. Dengan begini, orang tua membantu anak mencari tahu mengapa temannya bisa memiliki aturan seperti itu.
Baca juga: 4 Langkah Cegah Anak Kecanduan Gadget: Bikin Kontrak Hingga Ajak Playdate
"Kita investigasi bareng-bareng di mana akhirnya kita membuat juga kesempatan bagi anak untuk berkomunikasi serta mengembangkan kemampuan negosiasinya dengan kita. Sehingga, nantinya anak bisa ngerti kenapa dia nggak bisa memiliki aturan seperti itu," tutur Astrid.
Saat orang tua menyetujui waktu memakai gadget yang ditawarkan anak, Astrid mengingatkan untuk menulis perencanaan yang secara tidak langsung menjadi kesepakatan. Ketika tercapai kesepakatan, dikatakan Astrid, saat itulah anak juga merasa menjadi bagian dari keluarga dan dia diapresiasi orang tuanya.
Ambil contoh, anak sepakat waktu bermain gadget-nya bertambah jadi 1 jam, tapi kegiatan belajar, makan, dan tidurnya tidak terganggu. Namun, ketika ternyata waktu makan, belajar, dan tidur anak terganggu gara-gara durasi bermain gadget bertambah, maka waktu bermain gadget harus dikurangi. Nah, di sinilah konsistensi orang tua dalam menerapkan aturan diperlukan.
"Kan sudah ada kesepakatan. Ketika terjadi pelanggaran, kita kasih tahu ke anak bahwa dia ternyata tidak bisa memenuhi kesepakatan sehingga terpaksa kembali ke aturan yang diterapkan orang tua. Tapi kalau memang anak bisa memenuhi kesepakatan itu, ya nggak masalah," kata Astrid.
Baca juga: Ini Sebabnya Anak yang Kecanduan Gadget Berisiko Sulit Bicara(rdn/vit)
0 Response to "Begini Cara yang Disarankan untuk Nego dengan Anak Soal Pemakaian Gadget"
Posting Komentar