Risiko Konsumsi Alkohol Meningkat pada Remaja yang Tak Puas dengan Tubuhnya

Jakarta, Masa pubertas membuat remaja perempuan semakin memperhatikan penampilan. Namun hati-hati, terlalu memperhatikan penampilan bisa membuat remaja tak senang dengan tubuhnya.

Peneliti Anna Schlissel dari University of Chicago menyebut remaja perempuan yang terlalu memperhatikan tubuhnya bisa saja mengalami body image behavioral misperceptions (BIBM). Secara ringkas, BIBM adalah kondisi di mana persepsi negatif pada tubuh membuat seseorang berusaha untuk tampil lebih kurus meskipun berat badannya sudah ideal dan proporsional.

Dalam studi yang dilakukannya kepada lebih dari 6.500 remaja perempuan, Schlissel menemukan adanya korelasi BIBM dengan risiko konsumsi alkohol. Semakin buruk persepsi yang dimiliki terhadap tubuh, semakin besar risiko remaja perempuan doyan mengonsumsi alkohol.

Baca juga: Studi Sebut Wanita dengan Tubuh 'Apel' Lebih Rentan Kena Gangguan Makan

"Padahal kita tahu, konsumsi alkohol pada remaja memiliki asosiasi dengan berbagai masalah seperti putus sekolah, sulit bergaul, masalah hukum, perilaku seks berisiko, kekerasan seksual, penggunaan obat terlarang hingga cedera akibat kecelakaan dan masalah pada otak," tutur Schlissel, dikutip dari Reuters.

Hasil penelitian menyebut 38 persen partisipan memiliki persepsi negatif pada tubuhnya. Dua per tiga partisipan mengaku pernah mengonsumsi alkohol minimal satu kali.

Mereka yang memiliki persepsi negatif pada tubuh berisiko 29 persen lebih tinggi untuk mengonsumsi alkohol. Sekitar 22 persen juga diketahui minum alkohol lebih banyak daripada partisipan yang tidak memiliki persepsi negatif soal tubuhnya.

"Padahal konsumsi alkohol bisa mengacaukan kemampuan otak dalam mengambil keputusan. Sehingga gangguan BIBM ataupun gangguan makan lainnya akan menjadi lebih parah," paparnya lagi.

Dr Benjamin Shain, pakar kejiwaan anak dan remaja dari NorthShore University HealthSystem Chicago, mengatakan hasil penelitian ini membuktikan betapa bahayanya gangguan persepsi tubuh pada remaja. Oleh karena itu, tindakan pencegahan harus dilakukan, terutama oleh orang tua di rumah.

"Gangguan persepsi tubuh dan gangguan makan memiliki efek jangka panjang seperti depresi, keinginan bunuh diri, osteoporosis, dan sebagainya. Karena itu hindari berkata buruk soal tubuh anak, dan biasakan ia makan makanan sehat sejak dini," tuturnya.

Baca juga: Bukan Cuma Wanita, Pria Juga Kerap Tak Pede dengan Bentuk Tubuhnya(mrs/vit)

0 Response to "Risiko Konsumsi Alkohol Meningkat pada Remaja yang Tak Puas dengan Tubuhnya"

Posting Komentar