Jika Kondisinya Seperti Ini, Bumil Sebaiknya Segera Setop Latihan Fisik

Jakarta, Olahraga dan latihan fisik memang menyehatkan bagi ibu hamil, sehingga sangat dianjurkan untuk rutin dilakukan. Namun ingat, jika memang kondisi fisik dan kehamilan ibu bermasalah dan tak memungkinkan, jangan dipaksakan.

Nah, kapan sebaiknya ibu hamil mulai mewaspadai kelebihan aktivitas fisik dan dianjurkan untuk segera menghentikannya?

Menurut dr Yuli Sucianti, SpKFR, atau dr Suci, ada beberapa kontraindikasi yang memang membuat ibu hamil yang ingin berolahraga harus ekstra berhati-hati dan tak memaksakan diri. Ada juga beberapa tanda yang juga harus diwaspadai ibu.

Baca juga: Studi: Ngidam Makin Dituruti, Kenaikan Bobot Ibu Hamil Cenderung Berlebihan

"Beberapa kontraindikasi tersebut absolut tersebut antara lain memiliki riwayat kelahiran prematur karena ketuban pecah dini dan riwayat perdarahan per vagina pada trimester ketiga," tutur dr Suci.

Dokter spesialis kedokteran fisik dan rehabilitasi dari RS Kemang Medical Care (KMC) tersebut, ibu yang hamil dengan kondisi hipertensi selama kehamilan atau preeklampsia juga sebaiknya tak memaksakan diri untuk berolahraga terlalu berat. Pun demikian dengan ibu yang hamil dengan risiko tinggi.

Kehamilan dengan risiko tinggi di antaranya hamil dengan penyakit ginjal, kelainan endokrin, kelainan jantung, kelainan darah atau dengan infeksi TORCH (Toksoplasma, Rubella, Citomegalo virus dan Herpes simpleks).

"Jika ibu sesak napas, nyeri dada, kontraksi rahim dan perdarahan dari vagina, sebaiknya hentikan latihan fisik dan konsultasi ulang segera. Begitu juga jika timbul pusing. Pastikan ibu memeriksa Hb (hemoglobin) ya, kalau kurang berarti pasokan oksigen ke jantung juga kurang dan pasti jadi lebih berisiko," pesan dr Suci.

Baca juga: Janin Bergerak Sangat Aktif di Rahim, Pertanda Hiperaktif?(ajg/up)

0 Response to "Jika Kondisinya Seperti Ini, Bumil Sebaiknya Segera Setop Latihan Fisik"

Posting Komentar