Kenali Kondisi-kondisi yang Membuat Ibu Harus Jalani Persalinan Caesar

Jakarta, Kondisi-kondisi tertentu bisa membuat seorang ibu hamil harus melahirkan secara caesar. Yuk kenali kondisi-kondisi tersebut.

dr Boy Abidin SpOG dari RS Mitra Keluarga Kelapa Gading, Jakarta, menuturkan ada tiga komponen yang menjadi perhatian seorang dokter kandungan saat membantu persalinan seseorang. Tiga komponen itu dikenal sebagai 3P yaitu passageway, power dan passenger.

"Passageway adalah jalan lahirnya apakah kondisi panggulnya bagus atau tidak atau jalan lahirnya tertutup tidak dengan plasenta. Artinya kalau jalan lahir tidak bagus atau tidak cukup besar untuk lewatnya bayi maka tidak bisa dengan persalinan normal," tutur dr Boy beberapa waktu lalu.

Seringkali ada ibu yang memiliki ukuran panggul normal, akan tetapi ukuran bayinya terlalu besar. Nah, ini juga membuat persalinan normal tidak bisa dilakukan.

"Bayi yang normal beratnya 2,5 kg - 3,5 kg. Diperhatikan pula letak bayi yang melintang atau sungsang, kemudian tidak ada pecah ketubah, atau gawat janin. Jadi hal-hal tersebut yang membuat kita harus menyelamatkan passenger-nya dengan cara operasi caesar," papar dr Boy.

Tapi posisi janin yang sungsang pun tidak serta-merta harus membuatnya dilahirkan dengan caesar. Namun syaratnya, berat si janin tidak lebih dari 3 kg dan juga harus dilihat posisinya. Ketika bayi dengan posisi sungsang hendak dilahirkan melalui persalinan normal, penting sekali mendapat persetujuan keluarga terlebih dulu. Sehingga, jika terjadi sesuatu bisa diambil tindakan lain.

Baca juga: Risiko yang Bisa Terjadi Saat Bayi Sungsang Lahir Melalui Persalinan Normal

Untuk diketahui jika posisi janin sungsang ada risiko jika hendak dilahirkan secara normal, misalnya saja cedera dan trauma. Untuk itu persalinan harus dibantu tenaga medis yang kompeten.

Terkait power, itu adalah kontraksi yang memicu mulai atau kekuatan mulas-mulasnya. Walaupun sudah diberikan obat-obatan perangsang tapi jalan lahirnya tidak membuka dengan sempurna, maka perlu dilakukan persalinan dengan cara caesar.

dr Andriana Kumala Dewi, SpOG dari RS Bethsaida, Tangerang, dalam kesempatan berbeda menerangkan biasanya ada batas waktu sampai kapan upaya melahirkan secara normal dilakukan. Jika pembukaan jalan lahir sudah lengkap namun bayi tak juga lahir, dokter akan melakukan evaluasi.

Jika posisi kepala bayi tidak juga turun, maka dipertimbangkan dilakukan operasi caesar. Atau bisa juga dilakukan vakum. Jalan apapun yang akan diambil, semua berdasar evaluasi kondisi ibu dan bayinya.

Baca juga: Ini Berat Badan Bayi yang Normal Saat Lahir

(vit/vit)

0 Response to "Kenali Kondisi-kondisi yang Membuat Ibu Harus Jalani Persalinan Caesar"

Posting Komentar