Ini Pemeriksaan yang Perlu Dilakukan Ibu Hamil untuk Mendiagnosis AFLP

Jakarta, Semakin cepat didiagnosis, semakin tinggi pula peluang ibu dan janin bisa diselamatkan. Termasuk untuk penyakit AFLP (Acute Fatty Liver of Pregnancy). Nah, untuk mendiagnosis AFLP, pemeriksaan apa yang bisa dilakukan oleh ibu hamil?

Menurut dr Khanisyah Erza Gumilar, SpOG atau dr Erza, diagnosis AFLP dapat ditegakkan dengan beberapa pemeriksaan yang bisa dilakukan oleh dokter kandungan. Pemeriksaan tersebut di antaranya adalah melihat penampakan klinis pada ibu hamil.

Gejala khas AFLP yang bisa dipertimbangkan oleh dokter yakni kuning mendadak, lemah, letih, lesu, disertai mual dan muntah. Sebagian pasien juga mungkin mengalami nyeri ulu hati dan penurunan kesadaran.

Baca juga: Apa Faktor Penyebab dari AFLP pada Ibu Hamil? Ini Penjelasan Pak Dokter

"Bisa juga pasien sampai mengalami perdarahan," imbuh dokter spesialis kebidanan dan kandungan dari Divisi Fetomaternal RSU Dr Soetomo Surabaya dan RS Pendidikan Universitas Airlangga ini kepada detikHealth.

Untuk pemeriksaan laboratorium dan radiologis, ibu hamil biasanya akan dianjurkan untuk melakukan pemeriksaan darah. Pada diagnosis AFLP, indikator seperti SGOT dan SGPT, bilirubin, protombin, trigliserida, kolesterol, ureum dan kreatinin biasanya akan mengalami peningkatan.

Sementara itu, indikator seperti albumin, gula darah dan trombosit biasanya akan menurun. Pada USG, ibu hamil yang positif mengalami AFLP biasanya memiliki gambaran perlemakan hati.

"Bila positif terdiagnosis AFLP, maka kehamilan seharusnya diakhiri kemudian ibu diberikan terapi suportif. Konsekuensi melahirkan pada kehamilan belum cukup bulan akan menghasilkan bayi prematur. Dalam hal ini, kasus AFLP hendaknya ditangani di rumah sakit tingkat tersier dengan perawatan NICU yang memadai," imbuh dr Erza.

Baca juga: Kulit Menguning dan Lemah Saat Hamil Bisa Jadi karena AFLP, Apa Itu?(ajg/vit)

0 Response to "Ini Pemeriksaan yang Perlu Dilakukan Ibu Hamil untuk Mendiagnosis AFLP"

Posting Komentar