Psikolog anak dari Tiga Generasi Anastasia Satriyo MPsi, Psikolog mengatakan salah satu penyebab anak mudah ngambek adalah dia belum mengenal emosinya. Sehingga, dikatakan Anas penting bagi orang tua untuk mengenalkan berbagai macam emosi pada anak.
"Misalnya kita katakan kamu kecewa ya tadi, kamu sebal ya? Itu bisa bantu anak mengelola atau meregulasi diri supaya dia nggak gampang ngambek atau marah. Sehingga, dengan lebih mengenal emosi, anak jadi nggak mudah ngambek," tutur Anas saat berbincang dengan detikHealth.
Menurut Anas, ketika anak biasa diajak bicara dan mengungkapkan emosinya, anak bisa lebih mudah nurut ketika hanya diberi tahu orang tuanya sekali saja. Pembiasaan ini pastinya tidak bisa dilakukan satu kali saja dan untuk melakukannya, orang tua harus dalam kondisi cukup berenergi dan tenang karena jika tidak, orang tua bisa ikut emosi.
Wanita yang juga praktik di Klinik Petak Pintar, Mampang ini menambahkan pada dasarnya tipe anak berbeda-beda, dalam artian sifatnya tidak selalu sama. Namun, dengan adanya landasan seperti dalam kondisi apa anak tidak boleh bermain atau syarat apa yang mesti dipenuhi jika ia ingin dibelikan sesuatu, anak bisa lebih mengantisipasi respons yang dimiliki orang tuanya.
Jangan lupa, pola asuh pun turut berpengaruh. Terutama ketika anak nangis, tantrum, atau ngambek dan dia bisa mendapat apa yang diinginkan, maka anak akan menjadikan ngambek sebagai 'senjata' untuk mendapat yang dia inginkan.
Baca juga: Psikolog: Anak Usia 4-6 Tahun Masih Tantrum, Tanda Pola Asuh Tidak Tepat
Lalu, ketika anak ngambek, apa yang sebaiknya dilakukan orang tua? "Kalau anak ngambek, ajak ngomong. Jangan sampai jadi pengalaman berulang kalau ngambek, anak berpikir keinginannya bisa dituruti. Yang penting kita ngomong penyebab kenapa anak boleh atau tidak boleh melakukan sesuatu," tutur Anas.
Ketika anak tidak bisa diajak bicara saat ngambek, disrankan orang tua untuk membiarkan anak sejenak. Lalu katakan pada anak bahwa tak masalah jika ia nangis atau kesal seperti itu. Namun ingat, nanti ayah dan ibu akan mengajak bicara si anak ketika ia sudah tenang.
Menurut Anas, kurang tepat ketika justru merayu-rayu anak supaya tidak ngambek. Karena dengan begitu, lagi-lagi anak bisa menjadikan ngambek sebagai cara agar keinginannya terpenuhi.
"Pesan yang disampein ke anak adalah kita sayang ke mereka, tapi kita nggak akan ngasih sesutau yang memang nggak boleh. Patut diingat juga bahwa nggak semua sesuatu yang dia mau bisa kita penuhi. Karena pada prinsipnya ketika kita membelikan sesuatu ke anak, itu harus ada tujuannya, ada ceritanya. Jadi anak punya rasa memiliki terhadap benda itu," pungkas pemilik akun twitter @anasbubu ini.
Baca juga: Anak Gemar Memukul Dirinya Saat Tantrum? Coba Berikan Pelukan Beruang(rdn/vit)
0 Response to "Cara Agar Anak Tak Gampang Ngambek Saat Keinginannya Tak Dituruti"
Posting Komentar