Cara yang disarankan oleh ahli untuk mengatasi picky eating adalah dengan orang tua tak menyerah perlahan mengenalkan berbagai variasi makanan. Karena bila dibiarkan selain berisiko membuat anak malnutrisi ada juga kemungkinan picky eating terus terbawa sampai dewasa.
Baca juga: Kebiasaan Pilih-pilih Makanan Dibiarkan, Anak Bisa Berisiko Kekurangan Gizi
Terkait hal tersebut studi terbaru yang dipimpin oleh Andrea Smith, PhD, dari University College London menemukan mengapa anak bisa picky eating awalnya kemungkinan bisa karena pengaruh genetik. Riset pada 1.921 keluarga dengan anak kembar berusia 16 bulan menunjukkan pengaruh genetik bisa sama kuatnya dengan pengaruh lingkungan.
"Memahami bahwa sifat-sifat ini sebagian besar adalah turunan mungkin dapat membantu meringankan faktor peran orang tua yang selalu disalahkan," kata Andrea seperti dikutip dari BBC, Sabtu (15/10/2016).
Dipublikasi dalam jurnal Child Psychology and Psychiatry, Andrea mengatakan meski ada pengaruh genetik orang tua tetap bisa mengubahnya. Rata-rata anak butuh dikenalkan sampai 15 kali satu jenis makanan untuk mulai menerimanya.
Andrea mengatakan ia akan lebih lanjut meneliti faktor lingkungan seperti apa yang dapat memicu perilaku memilih-milih makanan.
Baca juga: Anak Pilih-pilih Makanan? Ini Solusinya(fds/vit)
0 Response to "Genetika Bisa Pengaruhi Perilaku Pilh-pilih Makanan pada Anak"
Posting Komentar